Hadir yang tak [pernah] terharap

Posted on 20th January 2011 in Feels

i will always hate youMungkin kamu lupa, kala itu pernah ada sakit yang tertoreh sempurna oleh kebodohan nafsu yang kamu buat. Hati ini terlanjur cerdas membentuk sebuah sistem untuk menolak kembalimu, bahkan untuk melihatmu saja sudah sangat cukup untuk mendorong lambungku mengeluarkan isi perutku.

Kamu tertolak…

Ya, hadirmu sudah sangat tertolak dalam hidupku!

Mungkin kamu lupa, kala itu pernah ada sebaris kata yang dengan lantang aku katakan, “Aku ini seorang lelaki yang tidak akan pernah sudi mendapati lelakinya bersama lelaki lain”. Ketika hal itu sudah menjadi prinsip yang terejawantahkan, tak akan ada maaf yang mampu menghapus bentukan luka yang pernah menganga dan terasa perih dalam waktu lama.

Jikapun kini luka itu telah tertutup rapat, tetap saja ada sisa kurat yang tertinggal dan meninggalkan buruk dalam hidupku.

Hingga ada saat dimana kamu lagukan sebuah syair dihadapku…

Disaat itu pula aku tersadar, aku hanyalah manusia tamak yang menutup diri untuk ucapan maaf. Dan kamu, si penganiaya yang kini teraniaya… aku maafkan kamu…

Maafkan ketamakanku…

Popularity: 6% [?]

No related posts.

comments: 0 » tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge